bagaimana tidak terpana
baru saja melihat diri
ketika amal, ilmu, akal, hati, jiwa, rasa, rafsu, qalbu hadir dihadapan
ketika sinar menerpanya berpendarlah …
siapa yang tidak menyaksikan ini
sedang itu bagian yang dekat
bagaimana mengingini yang dianggap jauh di atas sana
padahal ia tidak terkena sifat perubahan dan fana
Dia tak membutuhkan jarak untuk disebut dekat
Dia tak bersinggungan karena bukan benda
Dia bukan ruh karena bukan isi
Dia tidak diisi karena Dia bukan tempat
sungguh sifat yang tidak bisa disifat
hanya Dialah yang tau
tauku hanya sedikit yang Dia izinkan
tauku hanya sekehendak Ar-Rohman
tak berani lagi aku kini
tak kuat lagi aku kini
tak sanggup lagi aku kini
kecuali dengan keinginan-Nya
hidup mati adalah milik-Nya
hanya mengingini jauh dekat dianggap sama
ada dan tiada, tidak berbeda
semoga jalan ini dalam ridho-Nya.
salam.