santun tersipumu
menghiasi warna batinmu
menghembuskan angin sejuk
menerpa asa jiwa
kidung itu pun bernyanyi
walau sedih diri ini sendiri
mengenang semuanya tentang dia
bergelora rindu di dada
akankah kutemukan sosok ia
mengisi kembali relung jiwa
menghiasi seluruh asa
penuh harap yang tiada tara
oh… rindu mengapa harus yang ini
mengapa datang membayangi pandangan mata khayalku lagi
( buat yang lagi rindu aj-ja. salamĀ
)