Buka file inisialisasi PHP anda, php.ini. Enable extension untuk MySQL pada php.ini.
extension=php_mysql.dll
Kemudian tentukan letak extension tersebut, misal:
extension_dir=”C:\Program Files\PHP\ext”
Save php.ini. Setelah itu pastikan PATH dalam system variable telah berisi letak instalasi PHP anda. Caranya klik kanan pada icon: My Computer – Properties – Advanced – Environment Variables. Pada window ini cari variable PATH. Pilih variable tersebut, kemudian klik Edit. Sekarang muncul window kecil untuk mengedit variable.Tekan tombol Home sekarang.
Jika folder instalasi anda pada C:\Program Files\PHP maka sisipkan pada awal Variable value: tulisan berikut:
C:\Program Files\PHP;
Pastikan anda tidak menghapus bagian isi PATH yang lain. Proses diatas adalah proses penambahan path C:\Program Files\PHP sebagai salah satu alamat pencarian dll. Tekan OK tiga kali. Untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar maka restart komputer anda.
Untuk mengetes apakah PHP sudah siap untuk mengakses MySQL, simpan kode dibawah ini sebagai coba_mysql.php ke dalam folder htdocs pada folder instalasi Apache anda.
<?php
$link = @mysql_connect(‘localhost’) or die(“Could not connect”);
print “Connected successfully”;
?>
Jalankan coba_mysql.php pada browser anda dengan alamat berikut:
http://localhost/coba_mysql.php
Selamat mencoba. Salam.